Hambalang, Jawa Barat, kembali menjadi lokasi retret kabinet Presiden Prabowo Subianto hari ini. Ini sudah yang kedua kalinya. Sekjen Golkar, Sarmuji, memastikan semua kader partainya yang duduk di kabinet bakal hadir penuh.
"Kalau Presiden perintah, pasti semua anggota kabinet Golkar akan patuh pada perintah Presiden," tegas Sarmuji kepada awak media, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, pertemuan semacam ini penting. Prabowo, harap Sarmuji, bisa memperkuat visi dan misi setiap menteri agar kerja kabinet lebih selaras dan terarah.
"Kemungkinan Presiden ingin selalu ada penanaman visi secara berkelanjutan agar semua anggota kabinet menuju dalam satu titik yang sama," tambahnya.
Di tempat terpisah, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, punya pandangan serupa. Ia menilai retret ini momentum tepat untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
"Kalau menurut saya, kegiatan retret tersebut bagus untuk updating dan upgrading kabinet, dan kondisi objektif nasional dan pemerintahan di bawah administrasi Presiden Prabowo Subianto," ujar Irawan.
Ia lantas mendorong beberapa topik krusial untuk dibahas. Pertama, soal empati pemerintah terhadap kondisi bencana dan persoalan sosial yang ada di masyarakat.
"Kedua, penajaman fokus kabinet pada visi dan misi Presiden Prabowo. Ketiga, komunikasi kebijakan pemerintah dan hal-hal yang telah dicapai pemerintah setahun terakhir," paparnya.
"Dan keempat, respons kabinet terhadap kritik dan masukan publik terhadap kebijakan pemerintah," sambung Irawan.
Artikel Terkait
Polisi Bantu Pengemudi Lansia Ganti Ban Pecah di Jalur Contraflow Tol Dalam Kota
Eddy Soeparno Bawa Bantuan Tepat Sasaran untuk Fase Pemulihan Agam
Truk Sampah Nyangkut di Busway, Lalu Lintas MT Haryono Lumpuh Berjam-jam
Mengurai Jawasentris: Zonasi AHWA untuk NU yang Lebih Indonesia