Prabowo Terharu, Indonesia Paling Bahagia di Dunia Meski Hidup Sederhana

- Senin, 05 Januari 2026 | 22:20 WIB
Prabowo Terharu, Indonesia Paling Bahagia di Dunia Meski Hidup Sederhana

Di tengah kerumunan perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor, GBK, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sesuatu yang membuatnya terharu. Ia baru saja mengetahui bahwa masyarakat Indonesia dinobatkan sebagai yang paling bahagia di dunia. Kabar itu ia dapat dari sebuah survei global.

Survei yang dimaksud adalah Global Flourishing Study (GFS). Riset kolaborasi antara Harvard, Baylor University, dan Gallup itu menempatkan Indonesia di posisi puncak. “Dari hampir 200 negara, negara yang rakyatnya setelah ditanya menjawab bahwa rakyat tersebut mengalami bahagia, negara paling nomer satu di dunia sekarang rakyat yang mengatakan rakyatnya bahagia adalah bangsa Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Pengakuan itu, bagaimanapun, justru menyentuhnya dalam-dalam. Alasannya sederhana: ia sadar betul bahwa kehidupan sebagian besar rakyatnya masih jauh dari kata sejahtera.

“Ini mengharukan bagi saya karena saya paham bahwa sebagian besar rakyat kita sesungguhnya masih mengalami kehidupan yang sangat sederhana, yang harus kita akui keadaan yang belum sejahtera,” tuturnya.

Nah, di situlah letak keunikannya. Di balik segala kekurangan dan kesederhanaan hidup, ternyata rasa bahagia itu tetap ada. Menurut Prabowo, paradoks ini mungkin membingungkan bagi banyak negara lain. Tapi baginya, ini justru menjadi cambuk sekaligus pengharapan.

“Tetapi kalau ditanya, masih mengatakan bahwa dia bahagia, ini membingungkan bangsa-bangsa lain dan mengharukan bagi saya,” ucapnya.

Merespons hal itu, Prabowo pun bertekad untuk terus bekerja keras. Ia berjanji akan mengoptimalkan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam tugasnya selama setahun ini, ia mengandalkan para ajudannya di kabinet.

“Karena itu saya bersama pembantu-pembantu saya, bekerja sangat keras. Sudah satu tahun kita menerima tugas dari bangsa Indonesia, saya dibantu oleh pembantu-pembantu saya, orang yang saya akui adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” tegasnya.

Perayaan di GBK itu pun berlanjut dengan penuh semangat. Pesan presiden tadi menggantung di udara, berbaur dengan nuansa sukacita Natal. Sebuah pengakuan bahagia yang justru lahir dari kesederhanaan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar