Delcy Rodriguez, Presiden Interim Venezuela, punya pesan jelas untuk Amerika Serikat. Dia menginginkan hubungan yang lebih baik, tapi dengan syarat: harus seimbang dan penuh rasa hormat. Kedua belah pihak, tegasnya, perlu saling menghargai.
“Kami menganggapnya sebagai prioritas untuk bergerak menuju hubungan yang seimbang dan menghormati antara AS dan Venezuela,” ujar Rodriguez, yang juga menjabat Wakil Presiden di era Maduro, dalam pernyataannya Senin lalu.
Tak cuma kritik, dia juga menyodorkan ajakan. “Kami menyampaikan undangan kepada pemerintah AS untuk bekerja sama dalam agenda kerja sama yang bertujuan untuk pembangunan bersama,” imbuhnya.
Namun begitu, situasi di lapangan justru memanas. Aksi militer AS pekan lalu benar-benar mengubah segalanya. Operasi besar-besaran itu berujung pada penangkapan Nicolas Maduro di dini hari yang sunyi, Sabtu (3/1). Pasukan AS dikabarkan menyerbu lebih dulu, lalu membawa mantan presiden itu bersama istrinya, Cilia Flores, ke wilayah Amerika.
Artikel Terkait
Vonji 1,5 Tahun untuk Isa Rachmatarwata, Hakim Soroti Tak Ada Keuntungan Materiil
Peluru Nyasar Lukai Mata Bocah, Wali Kota Medan Tanggung Biaya Operasi
Pemeriksaan Hellyana Rampung, Kuasa Hukum Sebut Ijazah Tak Pernah Dipersoalkan
Korsleting di Dapur Panti Wredha Manado, 17 Lansia Meninggal Dunia