Operasi AS di Caracas Berakhir dengan Penangkapan Maduro, Dunia Bereaksi

- Senin, 05 Januari 2026 | 08:05 WIB
Operasi AS di Caracas Berakhir dengan Penangkapan Maduro, Dunia Bereaksi

Amerika Latin Terbelah

Reaksi di kawasan Amerika Latin pun terpecah, mencerminkan peta politik yang memang sudah retak. Sejumlah negara sekutu AS menyambut baik penangkapan Maduro. Tapi banyak lainnya justru mengutuk.

Seperti dilaporkan Associated Press, Kolombia, Brasil, Meksiko, Uruguay, dan Kuba termasuk yang mengecam serangan itu. Mereka mendesak PBB turun tangan mencari solusi damai.

Namun, Argentina, Paraguay, dan Ekuador justru memuji langkah AS tersebut. Sementara Panama menyatakan dukungannya untuk oposisi Venezuela, yang diyakini banyak pihak memenangkan pemilu 2024. Guatemala, di tengah keributan ini, hanya menyerukan lebih banyak dialog.

Keprihatinan dari Markas PBB

Sementara keributan diplomatik berlangsung, Sekjen PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinan mendalam. Juru bicaranya, Stephane Dujarric, mengatakan sang Sekjen 'sangat prihatin' dengan aksi militer AS tersebut.

Guterres dikhawatirkan dengan dampak gelombang kejutnya terhadap kawasan. Ia menegaskan semua pihak harus menghormati hukum internasional.

Di Venezuela sendiri, kekosongan kekuasaan langsung diisi. Mahkamah Agung setempat menunjuk Wakil Presiden Delcy Eloina Rodriguez Gomez sebagai Presiden interim. Tugasnya: menjamin kesinambungan administrasi negara dan memimpin pertahanan menghadapi apa yang mereka sebut 'agresi asing'. Keputusan ini, menurut AFP, didasarkan pada konstitusi negara menyusul ketidakhadiran sementara Maduro.


Halaman:

Komentar