Di sisi lain, upaya pembersihan ini hanya satu bagian dari proses pemulihan. Personel juga berkoordinasi intens dengan pihak sekolah dan warga sekitar. Mereka tak lupa mengingatkan soal kewaspadaan. “Kalau hujan lagi lebat, potensi banjir susulan tetap ada,” imbau salah satu petugas kepada warga yang ikut membantu.
Hadir dalam aksi itu sejumlah pejabat Polres Bireuen. Mulai dari Kasat Resnarkoba, Kasi Humas, hingga perwakilan dari bagian logistik dan sumber daya manusia. Tapi yang paling mencolok justru semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat. Mereka bekerja sama, tanpa pandang pangkat atau seragam.
Dengan lingkungan sekolah yang kini sudah lebih bersih, harapannya kegiatan belajar mengajar di UPTD SMA Negeri 1 Peusangan bisa segera normal kembali. Rencananya, aktivitas sekolah akan dimulai pada 5 Januari. Sebuah langkah kecil yang konkret, menunjukkan bahwa komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat ternyata tak sekadar wacana.
Artikel Terkait
Tiga WNI Terjebak di Pulau Socotra Usai Serangan Udara Saudi
Bonus Rp 3,4 Miliar Jadi Kado Ultah Kejutan Martina dari Presiden
Prabowo Tersenyum Gelitik: Yang Namanya Prabowo, Semua Berprestasi!
Aset Dharmawangsa Nadiem Makarim Diusulkan Disita Jaksa di Sidang Korupsi