Siang ini, suasana di Jalan Raya Puncak tampak berbeda. Polres Bogor memutuskan untuk memberlakukan sistem satu arah atau one way menuju Jakarta. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi membludaknya arus balik wisatawan yang sedang meninggalkan kawasan Puncak, Bogor, dan Cianjur.
Iptu Ardian Novianto dari Satlantas Polres Bogor menjelaskan situasinya.
“Untuk saat ini, kami memang sedang melakukan rekayasa one way ke arah bawah, dari Puncak menuju Jakarta. Ini semua demi kelancaran,” ujarnya pada Minggu (4/1/2026).
Pantauan di Simpang Gadog sekitar pukul 13.30 WIB memperlihatkan sistem itu berjalan. Lalu lintas ke Jakarta terlihat ramai namun masih lancar. Di sisi lain, kendaraan dari arah Jakarta justru harus berhenti dulu.
Mereka ditahan di dua titik. Kendaraan dari Tol Jagorawi tidak bisa melanjutkan perjalanan sekitar 2 kilometer sebelum Simpang Gadog, tepatnya di KM 46. Sementara itu, kendaraan yang lewat jalan arteri Ciawi juga dihentikan, kali ini persis di depan SPBU Gadog.
Menurut Ardian, penerapan one way ini bersifat situasional. Tapi hari ini, prediksinya jelas: puncak arus balik. Mayoritas kendaraan memang memadati jalan untuk kembali ke Ibu Kota.
“Kami sudah prediksi hari ini puncaknya. Okupansi hotel-hotel pun sudah turun drastis, hanya sekitar 28-30 persen. Artinya, pengunjung akan berbondong-bondong pulang ke Jakarta siang ini,” imbuhnya.
Dengan kondisi seperti itu, pihaknya merasa perlu mempersiapkan one way. Tujuannya sederhana, agar arus kendaraan yang dominan turun itu bisa lebih teratur dan persiapan untuk aktivitas besok pun jadi lebih matang.
Artikel Terkait
Polres Siak Bongkar Penipuan Batu Delima, Empat Tersangka Dibekuk, ASN Rugi Ratusan Juta
Gatot Nurmantyo Kenang Ryamizard Ryacudu: Mewujudkan Jalan di Aceh yang Sempat Dianggap Mustahil
Wakil Ketua MPR: Pemimpin Paripurna Harus Selesai dengan Dirinya Sendiri
Iran Tegaskan Tak Akan Teken Kesepakatan Sebelum Hak Rakyat Terjamin, Kecurigaan Warnai Negosiasi dengan AS