Jenazah Pelatih Valencia CF Ditemukan di Perairan Komodo

- Minggu, 04 Januari 2026 | 13:10 WIB
Jenazah Pelatih Valencia CF Ditemukan di Perairan Komodo

Operasi pencarian di perairan Labuan Bajo akhirnya membuahkan hasil yang pilu. Tim SAR gabungan berhasil menemukan sebuah jasad di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kabar duka itu kemudian dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Jasad yang ditemukan itu adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita klub Spanyol, Valencia CF.

“Ya betul. Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol,” ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, pada Minggu (4/1/2026).

Penemuannya terjadi sekitar pukul sembilan pagi waktu setempat. Lokasinya di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, jantung dari Taman Nasional Komodo yang terkenal itu. Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD Komodo untuk proses lebih lanjut.

Henry menambahkan, tim masih bekerja. “Masih dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI),” jelasnya.

Namun begitu, proses identifikasi awal tampaknya telah menunjukkan kecocokan. Data dari keluarga korban dibandingkan dengan temuan di lapangan.

“Kabiddokkes menyampaikan bahwa identifikasi korban dengan mencocokkan data AM dan PM, baik primer maupun sekunder sudah sesuai dengan protokol DVI interpol,” sambung Henry.

Di sisi lain, operasi SAR belum berhenti. Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, menegaskan seluruh upaya masih dikerahkan secara maksimal. Penyisiran laut dan patroli perairan terus dilakukan untuk mempercepat proses pencarian.

Rudi juga mengimbau masyarakat sekitar untuk turut membantu.

“Kami juga mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Padar dan perairan sekitarnya agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban atau bangkai kapal,” pungkasnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar