Maduro Ditangkap AS Usai Temui Utusan China
Dalam sebuah peristiwa yang mengguncang, pasukan Amerika Serikat berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Penangkapan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Maduro selesai mengadakan pertemuan penting dengan utusan khusus dari China.
Pertemuan dengan diplomat China, Qiu Xiaoqi, itu sendiri berlangsung di Istana Miraflores, Caracas, pada hari Jumat lalu. Menurut laporan dari Anadolu Agency dan kantor berita Venezuela AVN, pertemuan tersebut digambarkan sebagai pertemuan yang "menyenangkan".
Maduro sendiri menyampaikan kabar pertemuan itu melalui akun Telegram-nya.
"Saya mengadakan pertemuan yang menyenangkan dengan Qiu Xiaoqi, Utusan Khusus Presiden Xi Jinping,"
Dalam pernyataannya, dia menekankan bahwa kedua negara kembali memperkuat komitmen kerja sama mereka. Bidangnya beragam. Yang paling utama, kata Maduro, adalah kesepakatan untuk menjaga perdamaian.
"Kami menegaskan kembali komitmen kami terhadap hubungan strategis yang berkembang dan menguat di berbagai bidang untuk membangun dunia multipolar yang penuh pembangunan dan perdamaian,"
Pembicaraan di istana itu konon membahas kemajuan lebih dari 600 proyek bersama yang masih berjalan. Tidak sendirian, Maduro ditemani oleh Wakil Presiden Delcy Rodriguez dan Menteri Luar Negeri Ivan Gil. Dari pihak China, selain Qiu Xiaoqi, hadir juga Duta Besar Lan Hu serta sejumlah pejabat senior kementerian luar negeri mereka.
Namun begitu, suasana kondusif itu berubah drastis dalam hitungan jam.
Pada dini hari Sabtu, gelombang serangan besar-besaran dilancarkan AS ke ibu kota Venezuela. Operasi militer itu berpuncak pada pengambilan paksa terhadap Maduro. Mantan Presiden AS Donald Trump kemudian mengklaim bahwa pasukannya telah membawa Maduro beserta istrinya ke wilayah Amerika Serikat.
Urutan kejadian yang begitu cepat ini dari pertemuan diplomatik tinggi ke penangkapan dramatis tentu meninggalkan banyak tanda tanya besar mengenai dinamika kekuatan global saat ini.
Artikel Terkait
China Serukan Gencatan Senjata Komprehensif di Kawasan Teluk dalam Pertemuan PBB
Polisi Tanggamus Tangkap Lima Pemburu Rusa Sambar di Kawasan Hutan Konservasi
Vinicius Junior Tegaskan Real Madrid Klub Impian, Tak Buru-buru Perpanjang Kontrak
TNI AL Temukan Kandungan Logam Tanah Jarang dan Unsur Radioaktif di 25 Kontainer Ilegal Batam