Dari ruangannya di Mar-a-Lago, Donald Trump mengaku menyaksikan langsung penangkapan Nicolás Maduro. Mantan Presiden AS itu menggambarkan momen itu bak sebuah tontonan televisi. Ia ditemani sejumlah jenderal militer saat operasi itu berlangsung.
"Saya diberitahu oleh orang-orang militer sungguhan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang dapat melakukan manuver seperti itu," ujar Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News, yang kemudian dilansir CNN.
Ia menambahkan, "Jika Anda melihat apa yang terjadi, maksud saya, saya menontonnya secara harfiah, seperti sedang menonton acara televisi."
Menurut Trump, rakyat Venezuela sangat gembira dengan penangkapan itu. Alasannya? Mereka mencintai Amerika Serikat dan telah hidup di bawah kediktatoran Maduro. Trump juga mengungkapkan bahwa Maduro sempat mencoba bernegosiasi, namun ia menolaknya.
Artikel Terkait
Bambang Soesatyo: Tahun 2026, Pemerintah Harus Lebih Cermat Tangkap Gelombang Kritik Publik
Pikap Tak Terkendali di Cileungsi, Tabrak Motor dan Gulingkan Angkot
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Pekan Depan
Warga Cigudeg Kepung Mobil Hitam, Pelaku Pemerasan Berkedok Polisi