Dari ruangannya di Mar-a-Lago, Donald Trump mengaku menyaksikan langsung penangkapan Nicolás Maduro. Mantan Presiden AS itu menggambarkan momen itu bak sebuah tontonan televisi. Ia ditemani sejumlah jenderal militer saat operasi itu berlangsung.
"Saya diberitahu oleh orang-orang militer sungguhan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang dapat melakukan manuver seperti itu," ujar Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News, yang kemudian dilansir CNN.
Ia menambahkan, "Jika Anda melihat apa yang terjadi, maksud saya, saya menontonnya secara harfiah, seperti sedang menonton acara televisi."
Menurut Trump, rakyat Venezuela sangat gembira dengan penangkapan itu. Alasannya? Mereka mencintai Amerika Serikat dan telah hidup di bawah kediktatoran Maduro. Trump juga mengungkapkan bahwa Maduro sempat mencoba bernegosiasi, namun ia menolaknya.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus