ucap Onkoseno kepada wartawan di hari Jumat. Ia menambahkan, tim forensik masih sibuk dengan analisa mendalam. Jadi, soal apakah ini kasus keracunan atau bukan, jawabannya masih menggantung.
“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” jelasnya lagi.
Yang bikin penasaran, kondisi jasad korban sendiri memperlihatkan hal yang tidak biasa. Ada ruam merah di kulit, mulutnya berbusa. Onkoseno mengakui temuan ini, tapi lagi-lagi, dia menahan semua kesimpulan.
“Ya itu juga masih dalam pemeriksaan ya. Artinya yang secara kasat mata memang ada ruam merahnya, namun penyebabnya apa atau sebanyak apa karena apa, masih dalam pemeriksaan dari dokter forensik yang menangani,” katanya.
Ketiga korban ditemukan tewas di dalam rumah mereka di Warakas III, Gang 10, Tanjung Priok, pada Jumat lalu. Satu anggota keluarga lain sempat diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit, menambah pilu kisah ini. Sementara publik menunggu, polisi dan dokter masih bekerja, berusaha mengurai benang kusut kematian yang mendadak ini.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Soroti Tawuran Berulang di Manggarai: Kami Duga Ada yang Membenturkan
Habiburokhman Bantah Kritik KUHP Baru: Banyak Penggugat Tak Paham Isi Lengkapnya
Bus Hangus di Tol Jakarta-Cikampek, Lalu Lintas Tersendat 2 Kilometer
Nadiem Bantah Dakwaan Korupsi: Kekayaan Saya dari Saham GoTo, Bukan Uang Negara