Setelah menandatangani batu peresmian, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pita sebagai tanda jembatan resmi dibuka. Namun, Dewiana rupanya belum puas hanya dengan seremoni.
Dia pun menyempatkan diri untuk menjajal langsung jembatan tersebut. Bersama beberapa warga, Kapolres itu berjalan kaki melintasinya, sambil sesekali berbincang ringan. Suasana jadi cair, jauh dari kesan kaku upacara formal.
Jembatan itu sendiri, meski sederhana, punya peran strategis. Ia menghubungkan dua dukuh yang sebelumnya mungkin terasa terpisah. Kini, akses untuk urusan sehari-hari warga baik ke pasar, sawah, atau sekadar bersilaturahmi diharapkan jadi lebih mudah dan lancar.
Artikel Terkait
Gempa 5,4 SR Guncang Tual Dini Hari, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Badai Gaza: Hujan Deras Menguak Tragedi Kemanusiaan yang Semakin Parah
Prabowo Teken UU Penyesuaian Pidana, Hukum Kolonial Resmi Ditinggalkan
Longsor Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola di Jatinangor