Setelah menandatangani batu peresmian, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pita sebagai tanda jembatan resmi dibuka. Namun, Dewiana rupanya belum puas hanya dengan seremoni.
Dia pun menyempatkan diri untuk menjajal langsung jembatan tersebut. Bersama beberapa warga, Kapolres itu berjalan kaki melintasinya, sambil sesekali berbincang ringan. Suasana jadi cair, jauh dari kesan kaku upacara formal.
Jembatan itu sendiri, meski sederhana, punya peran strategis. Ia menghubungkan dua dukuh yang sebelumnya mungkin terasa terpisah. Kini, akses untuk urusan sehari-hari warga baik ke pasar, sawah, atau sekadar bersilaturahmi diharapkan jadi lebih mudah dan lancar.
Artikel Terkait
Pemerintah Pertahankan Target Pertumbuhan 5,5% Meski Bank Dunia Pangkas Proyeksi
Hasil Uji Coba Buruk, Kinerja Pelatih Timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto Dipertanyakan
Ledakan Guncang Gedung Padel dan SD di Bogor, Tak Ada Korban Jiwa
Kapolda Riau dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Hadapi Narkoba dan Radikalisasi Online