"Jadi tentunya ini bisa menjadi evaluasi ke depan," kata Agus. "Kita konsentrasi pada hari-hari itu, hari Sabtu, weekend, dikaitkan dengan pelaksanaan Operasi Natal dan Tahun Baru."
Lalu bagaimana dengan arus baliknya? Ternyata lebih padat. Arus tertinggi dari Puncak menuju Jakarta tercatat pada Minggu, 21 Desember, dengan 33.690 kendaraan. Lonjakan signifikan juga terjadi sepekan sesudahnya.
"Dan arus balik yang kedua dari Puncak menuju ke bawah itu di tanggal 27 Desember sejumlah 32.667," ujar dia. Dari pantauan CCTV di kilometer 49, situasi di kawasan wisata seperti Gadog dinilainya cukup terkendali.
Kesimpulannya, fokus penanganan harus ada di akhir pekan. Menurut sang Irjen, rekayasa lalu lintas seperti one way itu memang cara jitu untuk menjaga Puncak dari kemacetan parah, meski dipadati pengunjung.
Artikel Terkait
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?
Tragedi di Tengah Pesta: Kebakaran Bar Swiss Tewaskan Puluhan Saat Malam Tahun Baru
Kebakaran Pipa Gas di Kemuning Mulai Reda, Lalu Lintas Kembali Bergerak
Tragedi Warakas: Anak Pulang Keria Temukan Ibu dan Dua Saudara Tewas dengan Busa di Mulut