Puncak arus balik Nataru diprediksi terjadi lusa. Irjen Agus Suryonugroho dari Kakorlantas Polri menyampaikan hal itu sambil memastikan rekayasa lalu lintas sudah disiapkan untuk menyambut gelombang pemudik yang kembali dari liburan.
“Arus balik diperkirakan tanggal 4 (Januari),” ujar Agus saat apel KRYD di Command Center Km 29, Jumat lalu.
“Tapi kita pantau terus malam ini. Bagaimana traffic counting-nya, bagaimana bangkitan arusnya. Saya yakin ini bisa dikendalikan. Soalnya, persentase kendaraan yang masih di luar atau yang belum masuk ke Jakarta tidak terlalu tinggi.”
Menurutnya, situasi lalu lintas selama perayaan Natal dan tahun baru terbilang terkendali. Data yang dia pegang menunjukkan, sudah lebih dari 2,4 juta kendaraan meninggalkan Jakarta via jalan tol dalam momen liburan tersebut.
“Dari proyeksi 2,9 juta, yang keluar Jakarta sudah mencapai 2.480.165. Itu artinya sekitar 85,5 persen,” katanya.
“Masih ada sisa beberapa ribu lagi yang kemungkinan akan keluar.”
Di sisi lain, arus masuk ke Jakarta juga sudah bergerak. Perhitungan terbaru mencatat sekitar 2,3 juta kendaraan telah kembali ke ibu kota menjelang puncak balik nanti. Agus menilai kondisi saat ini masih bisa ditangani.
“Dari proyeksi 2,8 juta yang masuk, angka realisasinya 2.303.572. Ini yang perlu kita antisipasi, baik yang keluar maupun yang masuk. Sisanya tinggal kurang lebih 300 ribu saja. Masih terkendali,” ungkapnya.
Dia lantas membandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan arus hanya berkisar 12-15 persen. “Artinya, kondisi lalu lintas bisa kita kendalikan untuk mudik maupun balik,” tambahnya.
Lalu, bagaimana jika tiba-tiba terjadi lonjakan signifikan? Agus menerangkan, opsi one way bisa diterapkan. Namun begitu, dia punya penilaian lain.
“Kemungkinan untuk di-one way-kan, saya rasa tidak. Paling nanti mungkin contraflow saja,” jelas dia.
Menurut Agus, skema contraflow lebih masuk akal jika lonjakan arus ada, tapi tidak terlalu ekstrem. Itu akan jadi senjata andalan jika bangkitan arus di tanggal 4 nanti ternyata cukup tinggi, tapi masih dalam batas wajar.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta pada Selasa Pagi
Arus Mudik Imlek 2026 Tembus 537 Ribu Kendaraan, Dominan ke Arah Timur
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Truk Terguling di Karawang, Akses Jalan Ditutup Permanen
Putri 82 Tahun Diduga Sembunyikan Jasad Mumi Ibunya Demi Pensiun