Di tengah duka itu, ada satu yang selamat: ASJ (22), anak lain dari SS. Menurut penuturan Zen, kondisi fisik ASJ cukup memprihatinkan.
"Kulitnya melepuh. Nggak tahu kalau yang sudah meninggal, tapi yang selamat ini jelas lukanya terlihat," katanya.
Begitu menyadari ada korban jiwa, Ketua RT setempat langsung berinisiatif memanggil ambulans. Warga pun berkerumun, suasana jadi makin mencekam. Sementara keluarga yang tersisa berusaha menanggapi musibah yang datang tiba-tiba ini.
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Sungai Aek Doras Nyaris Meluap, Asrama Polisi Kebanjiran
Dadok Tunggul Hitam Terendam, Ratusan Warga Dievakuasi di Tengah Hujan Tak Henti
Pigai Ingatkan Influencer: Kritik Bencana Jangan Berujung Teror
Serangan Udara Tewaskan Tujuh Orang di Kamp Separatis Yaman