BBC Persia berhasil memverifikasi sejumlah video yang menunjukkan aksi protes di Teheran, Lordegan, dan Marvdasht. Narasinya bertambah runyam soal korban jiwa. Hengaw bersikukuh dua orang yang tewas di Lordegan adalah demonstran. Tapi, klaim ini belum bisa dikonfirmasi secara independen oleh BBC.
Ceritanya jadi beda dari pihak pemerintah. Media pemerintah Iran melaporkan seorang anggota pasukan keamanan yang terkait dengan Garda Revolusi (IRGC) tewas di Kouhdasht, Rabu malam. Katanya, ini akibat bentrokan dengan para pengunjuk rasa.
Namun begitu, para demonstran di lapangan punya versi lain. Mereka menyebut pria itu justru salah satu dari mereka, yang menjadi korban tembakan aparat. Siapa yang benar? Sulit dipastikan dalam situasi seperti ini.
Yang pasti, bentrokan ini telah melukai belasan petugas. Sekitar 13 polisi dan anggota Basij mengalami luka-luka akibat lemparan batu. Menyikapi situasi yang semakin panas, pemerintah akhirnya mengambil langkah. Sekolah-sekolah, kampus, dan kantor pemerintah diliburkan pada Rabu lalu. Semua ini bagian dari upaya meredam gejolak, meski hasilnya masih harus dilihat.
Artikel Terkait
Euforia Pembukaan Planetarium Jakarta Tercoreng Antrean Berantakan
Tanah Longsor di Sumedang Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola
Bareskrim Bongkar Sindikat Judi Online Internasional, 20 Orang Diciduk
Puncak Ramai Liburan, Tapi Macet Tak Terjadi