Namun, nasib buruk mengejarnya. Di perlintasan sebidang Mangga Dua, Pademangan, mobil Mazda itu terserempet kereta api lokomotif 2510. Kejadian itu langsung memicu kemarahan warga.
"Lari ketakutan ke wilayah Jakut, melawan arus di sekitar Gunung Sahari, lintas rel KA dan tersenggol KA, saat itulah diamuk massa," kata Ojo Ruslani lagi.
Rupanya, sebelum berakhir tragis di rel kereta, mobil tersebut sudah menimbulkan malapetaka. Polisi menyebutkan, dalam insiden awal di Tambora, kendaraan itu menabrak tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki. Setelah itu, JC langsung menghilang dari lokasi, dikejar oleh beberapa pengendara lain yang marah.
Pelariannya berakhir tragis di rel. Sebuah akhir yang kacau untuk sebuah malam yang penuh keputusan salah.
Artikel Terkait
Uang Satu Juta Dolar Menggantung di Sidang Suap Minyak Goreng
Cak Imin Buka Suara: Kembalikan Pilkada ke DPRD, Biaya Langsung Dinilai Selangit
Imlek 2577 Jatuh pada 17 Februari 2026, Siap-Siap Nikmati Long Weekend
Green Policing di Riau: Kapolda Herry Tanam Harapan untuk Generasi Mendatang