Namun, nasib buruk mengejarnya. Di perlintasan sebidang Mangga Dua, Pademangan, mobil Mazda itu terserempet kereta api lokomotif 2510. Kejadian itu langsung memicu kemarahan warga.
"Lari ketakutan ke wilayah Jakut, melawan arus di sekitar Gunung Sahari, lintas rel KA dan tersenggol KA, saat itulah diamuk massa," kata Ojo Ruslani lagi.
Rupanya, sebelum berakhir tragis di rel kereta, mobil tersebut sudah menimbulkan malapetaka. Polisi menyebutkan, dalam insiden awal di Tambora, kendaraan itu menabrak tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki. Setelah itu, JC langsung menghilang dari lokasi, dikejar oleh beberapa pengendara lain yang marah.
Pelariannya berakhir tragis di rel. Sebuah akhir yang kacau untuk sebuah malam yang penuh keputusan salah.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Karnavian Dengar Keluhan Langsung Penyintas Bencana Aceh Tamiang
Gereja Katedral Jakarta Serukan Umat Jadi Manusia Paskah dan Lakukan Tobat Ekologis
JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Terkait Tuduhan Pendanaan Isu Ijazah Jokowi
Andre Rosiade Terima Penghargaan JPS Atas Kontribusi Penanganan Bencana di Sumbar