Bagi Koster, capaian ini bukan hal biasa. Ia menyebutnya sebagai rekor baru dalam kurun sepuluh tahun terakhir, bahkan melampaui masa sebelum pandemi. "Dan ini angka tertinggi yang dicapai. Rekor ini. Karena saya punya data, saya runut dari 2015 sampai sekarang 2025," jelasnya. Rekor sebelumnya dipegang tahun 2019 dengan 6,27 juta wisatawan mancanegara.
Meski begitu, ada catatan lain yang perlu dilihat. Di sisi lain, kunjungan wisatawan domestik justru mengalami penurunan. Jumlahnya turun sekitar 700 ribu orang.
"Wisnusnya di 2025 mencapai 9,28 juta. Sedangkan 2024 mencapai 10,1 juta," ucap Koster merinci.
Menanggapi isu 'Bali sepi' yang terus bergulir, terutama jelang pergantian tahun, Koster terkesan sedikit kesal. Narasi itu, katanya, seperti sudah menjadi ritual tahunan.
"Sebenarnya setiap tahun ada berita itu, setiap tahun. Setiap mau akhir tahun pasti muncul berita soal Bali," ucapnya. Ia sepertinya ingin publik melihat data konkret, bukan sekadar perasaan atau kesan sepintas.
Artikel Terkait
Pajak Kondom China: Upaya Kontroversial Atasi Krisis Kelahiran
Tragedi di Warakas: Satu Kelarga Terkapar, Tiga Nyawa Melayang
Nasib Tersangka di Era KUHP Baru: Bebas atau Tetap Terjerat?
Era Kolonial Berakhir: Indonesia Resmi Pakai KUHP dan KUHAP Baru