Prinsip inilah yang kemudian ia jadikan alasan untuk jarang berbicara pada media. Bukan karena tidak menghormati, tapi lebih karena membaca psikologi publik. Menurutnya, rakyat kita butuh pembuktian, bukan sekadar janji atau pernyataan di depan kamera.
"Kalau saudara perhatikan, saya jarang kasih wawancara dengan pers. Saya mengerti psikologi rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti. Kita sekarang sedang dalam rangka membuktikan," jelas Prabowo.
Di sisi lain, ia juga menanggapi kritik yang kerap dialamatkan pada para menterinya. Banyak yang menyebut kunjungan pejabat ke lokasi bencana cuma untuk "wisata" atau pencitraan. Prabowo membantah anggapan itu.
Turun langsung, katanya, bukan berarti ikut memindahkan puing atau membagikan sembako. Tujuannya lebih pada melihat, mencatat, dan memahami masalah secara langsung agar keputusan yang diambil tepat sasaran.
"Jadi kalau ada menteri atau pejabat turun, itu dia tidak turun untuk wisata. Dia datang, melihat, mencatat, mengerti, lalu mengambil keputusan. Begitulah," tegasnya.
Di akhir, ia kembali mengingatkan para stafnya. Fokuslah pada pekerjaan, pada upaya meringankan penderitaan rakyat. Omongan nyinyir dan hujatan, anggap saja sebagai pengingat untuk tetap rendah hati dan waspada, tapi jangan sampai goyah karenanya.
"Hal-hal yang nyinyir itu kita anggap sebagai peringatan. Tapi kita tidak boleh terpengaruh. Datang dicari kesalahan juga, ya nggak papa," ucap Prabowo.
"Tugas kita adalah mengurus nasib 280 juta rakyat Indonesia. Saya di pusat terus berpikir bagaimana mengatasi ini, membantu saudara-saudara di lapangan."
Pesan itu ia akhiri dengan nada tenang namun penuh keyakinan. Seolah menegaskan, bagi seorang Prabowo, kerja nyata berbasis bukti akan selalu lebih berbicara daripada ribuan kata di depan mikrofon.
Artikel Terkait
Prabowo Awali 2026 di Tengah Reruntuhan, Tinjau Langsung Pemulihan Korban Bencana
Bentrok Warga Ricuhkan Kolong Flyover Manggarai
Libur Sekolah Jakarta Berakhir 3 Januari, Ini Jadwal Lengkap Libur 2026
Tito Desak Keuchik Aceh Percepat Data Kerusakan Rumah untuk Cairkan Bantuan