Untungnya, dari semua kekacauan itu, tidak ada satu pun korban luka apalagi jiwa. Tapi soal kerusakan, lain cerita. Kelima mobil itu penyok-penyok semua.
"Yang rusak parah kalau kita lihat, paling parah sih yang nabrak awal ini yang Grand Livina ini," jelas Danny. "Yang lain hanya terdorong, penyok, tapi kondisi kendaraan masih bisa jalan."
Dia memperkirakan total kerugian materiil dari insiden ini berada di bawah angka Rp 50 juta. Kabar baiknya, semua pihak yang terlibat memilih jalan damai. Tidak perlu sampai berurusan panjang dengan hukum.
"Semalam sudah ada kesepakatan damai antara semuanya," pungkas Danny. "Saudara AM ini bersedia mengganti rugi seluruh kerugian yang diakibatkan oleh dirinya."
Jadi, meski malam pergantian tahun itu sempat ricuh oleh dentuman, akhirnya beres juga dengan musyawarah. Sebuah pelajaran mahal tentang betapa bahayanya mengemudi sambil emosi.
Artikel Terkait
Bali United Hadapi PSBS Biak Tanpa Penonton di Kandang
Masih Ada Empat Long Weekend di Sisa 2026 Setelah Paskah
Truk TNI Angkut Siswa SD Terlibat Kecelakaan Maut di Kalideres, Satu Tewas
BMKG Waspadai Kemarau Lebih Panjang dan Kering pada 2026 Didorong El Nino