“Peran SY seperti dua tersangka sebelumnya, yakni dalang perusakan rumah Elina,” jelas perwira polisi itu. Artinya, SY diduga bukan hanya pelaku lapangan, tapi punya peran sentral dalam aksi pengusiran paksa tersebut.
Meski tiga orang sudah dalam tahanan, polisi merasa ini belum final. Ada kemungkinan daftar tersangka akan bertambah lagi. Mereka merujuk pada video kejadian yang beredar, yang menunjukkan lebih dari tiga orang terlibat di lokasi. Analisis itu yang membuat penyidik terus memburu pelaku lainnya.
Karena itulah, Abast mengajak masyarakat untuk ikut berperan. Dia meminta informasi valid dari warga jika mengetahui keberadaan terduga pelaku lain. Bantuan publik dinilai krusial agar penindakan bisa berjalan cepat.
“Doakan hari ini atau besok tersangka bertambah,” imbuh polisi dengan tiga melati di pundaknya itu, penuh harap.
Artikel Terkait
Bayi di Atu Payung Ternyata Sehat, Tim Medis Tempuh 14 Jam Lewat Medan Terjal
Di Stasiun Bawah Tanah yang Sunyi, Zohran Mamdani Angkat Sumpah di Atas Al-Qur’an sebagai Wali Kota New York
Pertengkaran Asmara Picu Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Malam Tahun Baru Serpong
Manuver Mendahului di Jalan Tanjungsari Berujung Maut