“Peran SY seperti dua tersangka sebelumnya, yakni dalang perusakan rumah Elina,” jelas perwira polisi itu. Artinya, SY diduga bukan hanya pelaku lapangan, tapi punya peran sentral dalam aksi pengusiran paksa tersebut.
Meski tiga orang sudah dalam tahanan, polisi merasa ini belum final. Ada kemungkinan daftar tersangka akan bertambah lagi. Mereka merujuk pada video kejadian yang beredar, yang menunjukkan lebih dari tiga orang terlibat di lokasi. Analisis itu yang membuat penyidik terus memburu pelaku lainnya.
Karena itulah, Abast mengajak masyarakat untuk ikut berperan. Dia meminta informasi valid dari warga jika mengetahui keberadaan terduga pelaku lain. Bantuan publik dinilai krusial agar penindakan bisa berjalan cepat.
“Doakan hari ini atau besok tersangka bertambah,” imbuh polisi dengan tiga melati di pundaknya itu, penuh harap.
Artikel Terkait
Gunung Dukono Erupsi, Status Waspada Berlaku dan Warga Tobelo Diimbau Waspada Hujan Abu
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri