Di posko pengungsian Batang Toru, Tapanuli Selatan, udara Rabu (31/12/2025) itu terasa campur aduk. Ada haru, ada pula semangat yang menggebu jelang tahun baru. Di tengah situasi itu, Presiden Prabowo Subianto justru mengingatkan satu hal: jangan cepat berpuas diri.
Memang, laporan yang diterimanya cukup menggembirakan. Kabar baik datang dari Tapsel dan sekitarnya.
"Tadi dilaporkan kepada saya bahwa di Tapsel ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus yang terisolasi. Juga di seluruh Sumut sebagian besar sudah mengalami perbaikan," ujar Prabowo.
Ia kemudian merinci lagi, "Tadi gubernur melaporkan mungkin dari yang awalnya sekian puluh desa sekarang mungkin tinggal 5 desa, tinggal 5 desa yang masih terputus."
Namun begitu, capaian itu bukan alasan untuk berhenti. Prabowo menegaskan, seluruh lembaga terkait harus terus bekerja siang dan malam. Pemulihan pascabencana harus dipercepat lagi.
Ada satu hal lain yang disorotnya, soal kecepatan kerja yang luar biasa. Ia mencontohkan pembangunan jembatan darurat. Proyek yang biasanya makan waktu satu bulan, kini bisa diselesaikan cuma dalam hitungan hari.
"Biasanya jembatan seperti itu butuh waktu sampai satu bulan ini berhasil dilaksanakan dalam berapa hari? 10 hari bisa dilaksanakan," katanya dengan nada kagum.
Prabowo lantas mengucapkan terima kasih. "Ini adalah hasil kerja keras seluruh lembaga, TNI, Polri, masyarakat, PU, BNPB hampir semua lembaga hadir di sini yang saya lihat."
Pujian itu diberikan. Tapi pesannya jelas: jangan lengah. Masih banyak yang harus diselesaikan, dan kerja keras itu belum usai.
Artikel Terkait
BNPB Laporkan Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pemalang dan Tegal, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem
Kapolres Depok Pastikan Pengamanan dan Toleransi dalam Perayaan Imlek 2577
AHY Tekankan Harmoni dan Infrastruktur Berkeadilan dalam Perayaan Imlek di Batam
Korlantas Polri Kerahkan Personel Awasi Truk Parkir di Bahu Tol Saat Imlek 2026