“Kita dalam mendukung SPPG Polri dan ketahanan pangan atau swasembada jagung, kita merekrut Bakomsus akuntansi, Bakomsus tata boga dan Bakomsus ahli gizi,” jelasnya.
“Dan untuk tahun 2026 nanti, kita rekrut khusus untuk SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu).”
Selain itu, Polri juga merekrut 1.006 Tamtama. Ada satu catatan penting lagi: kuota khusus untuk putra-putri asli Papua. Tahun ini, sebanyak 331 orang dari Papua berhasil masuk, tersebar di semua jenjang, mulai dari Akpol hingga Tamtama.
Jadi, selain menjaga keamanan, Polri kini juga mengerahkan tenaga-tenaga terampilnya untuk urusan perut. Sebuah langkah yang menunjukkan betapa kompleksnya peran institusi ini di masa sekarang.
Artikel Terkait
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan
BPK Mulai Audit LKPD Bangka Belitung, Fokus pada Belanja Barang dan Proyek
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Petral, Diduga Picu Kenaikan Harga BBM
Persib Waspadai Bali United yang Berangkat dengan Moral Tinggi ke GBLA