"Yang bikin saya pikir justru tindakan pihak lain. Tapi ya, sekali lagi, saya percaya mereka sudah menjalankan rencananya dengan baik," imbuh mantan presiden itu.
Pertemuan di Mar-a-Lago, resor pribadi Trump, memang membahas beberapa hal krusial. Selain soal Gaza, pembicaraan juga menyentuh isu Iran. Trump dengan blak-blakan menyatakan, AS siap menghancurkan fasilitas nuklir Iran jika Teheran membangunnya kembali.
Di sisi lain, ia mencoba meredam laporan tentang ketegangan dengan Netanyahu. "Dia memang bisa jadi sosok yang sulit," akunya sambil tersenyum. "Tapi tanpa kepemimpinan dia setelah serangan 7 Oktober, keadaan Israel mungkin akan berbeda."
Sebelum pertemuan bilateral dimulai, Trump sempat berbincang dengan para wartawan. "Kira-kira ada lima topik utama yang akan kami bahas. Gaza tentu salah satunya," ucapnya.
Artikel Terkait
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Juta per Gram
Trump Usulkan Tol Bersama di Selat Hormuz dalam Rencana Perundingan dengan Iran