Senin siang yang terik tiba-tiba berubah mencekam di Desa Pondok Udik, Kemang, Kabupaten Bogor. Angin puting beliung datang tanpa amaran, menyisakan kepanikan dan kerusakan. Yang tak biasa, musibah ini melibatkan potongan pesawat dari sebuah gudang penyimpanan bekas yang terhempas hingga menimpa rumah penduduk.
Kepala Desa Pondok Udik, M Sutisna, tampak masih terlihat cemas saat ditemui di lokasi kejadian. Ia menjelaskan kronologi peristiwa yang mengejutkan itu.
"Ini terjadi hari ini, Senin 29 Desember. Puting beliungnya sendiri singkat, tapi dampaknya luar biasa. Bagian dari bangkai pesawat di gudang itu, yang jaraknya kira-kira 300 meter, terangkat dan terbang lalu jatuh menimpa rumah warga kami," ujar Sutisna.
Menurut penuturannya, benda yang menerjang rumah warga diduga kuat adalah bagian sayap pesawat. Gudang atau sering disebut 'kuburan' pesawat bekas itu menjadi sumber masalah.
"Dari bentuknya, kelihatan jelas itu potongan sayap. Ya, sayap pesawat dari kuburan pesawat tadi, terbawa arus angin yang sangat kencang," jelasnya lagi.
Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Sekitar pukul 14.30 WIB, angin berputar ganas itu muncul dan lenyap dalam hitungan menit. Namun, kekuatannya cukup untuk menyebabkan kerusakan yang berarti.
"Hanya dua menit, mungkin kurang. Tapi itu cukup untuk menerbangkan potongan logam besar itu dan menghantam dua rumah warga," kata Sutisna menggambarkan singkatnya durasi namun besarnya dampak.
Meski kejadiannya singkat, suasana was-was masih terasa. Warga sekitar tampak berkumpul, memeriksa kerusakan sambil mengobrol dengan suara rendah. Puing-puing yang berserakan menjadi bukti nyata betapa kuatnya amukan alam siang itu.
Artikel Terkait
Menko PMK Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah untuk 17.273 Keluarga Korban Bencana
Jadwal Salat Bandung Hari Ini, Sabtu 14 Februari 2026
Pensiunan ASN Ditahan Usai Terekam Tewaskan Kucing di Blora
KPK Sita Uang Tunai Rp5 Miliar Lebih dalam Koper Terkait Kasus Suap Bea Cukai