Longsor Terjang Desa Sukatani, Brimob Banten Evakuasi Warga di Tengah Hujan

- Senin, 29 Desember 2025 | 13:15 WIB
Longsor Terjang Desa Sukatani, Brimob Banten Evakuasi Warga di Tengah Hujan

Hujan yang tak henti-hentinya sejak beberapa hari terakhir akhirnya memicu bencana. Tanah di lereng bukit tak lagi mampu menahan beban, dan longsor pun terjadi. Lokasinya di Desa Sukatani, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Kejadiannya pada Sabtu (27/12/2025) lalu. Begitu mendapat laporan, Satuan Brimob Polda Banten langsung bergerak untuk mengevakuasi warga yang terdampak.

Dipimpin oleh Brigadir Moch. Adytia Prasta S, sepuluh personel diterjunkan. Mereka menangani proses evakuasi dengan peralatan yang terbilang sederhana. Cuaca masih tak menentu, sering hujan, dan ini jelas meningkatkan risiko pergerakan tanah. Karena itu, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi longsor segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Semua itu demi mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Di sisi lain, masalah akses jadi kendala utama. Jalan utama tertutup material longsor yang cukup banyak, sehingga sama sekali tidak bisa dilalui.

“Saat ini akses jalan tertutup longsor dan tidak bisa dilalui. Petugas mengalihkan lalu lintas ke jalan alternatif,” jelas Kombes Pol Imam Suhadi, Dansat Brimob Polda Banten.

Untuk membuka jalan yang tertimbun itu, Imam Suhadi berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat. Mereka berupaya mengerahkan alat berat seperti ekskavator. Namun begitu, sambil menunggu alat berat datang, upaya pengalihan arus lalu lintas sudah dilakukan.

“Selain itu, Tim SAR Satbrimob Polda Banten bersama anggota Polsek Cibeber melakukan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Utama Cisungsang-Cisitu, Kecamatan Cibeber, ke jalur alternatif guna menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Imam Suhadi.

Ia menegaskan, kehadiran personel Brimob di lokasi bencana ini bukan sekadar tugas rutin. Ini adalah wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat yang sedang kesusahan. Mereka ada di sana, di tengah lumpur dan ketidakpastian, untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar