Suasana malam di Manado berubah jadi mencekam. Api melalap Panti Jompo Werdha Damai, merenggut nyawa enam belas lansia yang tinggal di sana. Peristiwa nahas ini terjadi Minggu malam, sekitar pukul delapan.
Lokasinya di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut. Saking dahsyatnya kobaran api, proses identifikasi jenazah harus segera dilakukan. Kondisi sebagian besar korban dikabarkan sudah tidak bisa dikenali lagi.
Sekda Manado, Steaven Dandel, mengonfirmasi hal itu kepada awak media.
"Kantong jenazah yang bisa kami evakuasi ada 16," ujarnya.
Ia menambahkan, "Harus diidentifikasi karena bisa kami sampaikan kondisi jenazah sudah sangat mengenaskan dan sebagian besar sudah tidak bisa kita kenali."
Seluruh jenazah korban kebakaran maut itu telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di tengah duka yang mendalam, ada sedikit kabar baik. Ternyata, sembilan belas penghuni lain berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah. Sayangnya, tiga dari mereka harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka mengalami luka bakar dan membutuhkan perawatan segera.
Insiden ini tentu meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga korban dan masyarakat Manado. Panti yang seharusnya menjadi tempat teduh di usia senja, justru berakhir dengan tragedi yang memilukan.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Soroti Data Disabilitas: 17,8 Juta Jiwa, Akses Pendidikan dan Kerja Masih Terbatas
MKMK Jelaskan Mekanisme Penentuan Hakim Konstitusi Mundur dari Perkara
Operasi Pekat Jaya 2026: 937 Pelaku Kriminal Diamankan Polda Metro Jaya
Gus Ipul Kerahkan 30 Ribu Pendamping PKH untuk Cek Ulang 11 Juta Penerima BPJS PBI