Malam Sabtu di pinggir pantai Desa Terapung seharusnya seperti biasa. Supri, seorang nelayan berusia 54 tahun, baru saja pulang melaut. Pukul delapan malam itu, langkahnya menuju sebuah tiang untuk mengikat perahunya. Dia tak menyadari, di balik riak air yang gelap, sepasang mata sedang mengintai.
Tiba-tiba, dari dalam air, seekor buaya raksasa konon panjangnya mencapai enam meter melontarkan tubuhnya. Binatang buas itu langsung menerkam betis Supri dan menyeretnya ke laut.
Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaludin, menceritakan kronologi itu kepada awak media.
"Korban sepulang dari melaut diterkam saat mau mengikat perahunya," jelas Kamaludin.
Kejadiannya begitu cepat. Saat terseret, Supri sempat diputar-putar oleh buaya di dalam air. Tapi anehnya, dia tetap sadar. Di tengah kepanikan, teriakan seorang teman yang menyaksikan dari kejauhan sampai ke telinganya.
"Korban mendengar temannya teriak untuk mencolok mata buaya, setelah itu dia lakukan dan buaya melepas gigitan di betis," ucap Kamaludin melanjutkan.
Naluri bertahan hidupnya bekerja. Dengan segala tenaga yang tersisa, Supri berusaha menusuk mata reptil itu. Aksi nekat itu berhasil. Buaya itu melepaskan cengkeramannya dari betis Supri.
Tapi ternyata, itu belum selesai. Saat Supri berusaha melepaskan diri, buaya itu kembali menyerang. Kali ini, lengan sang nelayan yang jadi sasaran gigitan. Lagi-lagi, Supri melawan. Entah bagaimana caranya, dia berhasil membuat buaya itu kembali melepaskan gigitannya.
Dengan luka yang cukup serius, dua rekannya segera bertindak. Mereka membawa Supri ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kabar baiknya, meski mengalami trauma yang mendalam, nyawa Supri berhasil diselamatkan. Sebuah pertaruhan nyata dengan buaya enam meter yang berakhir dengan keberanian dan sedikit keberuntungan.
Artikel Terkait
MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Jelang Ramadan
Keributan Fisik Warnai Sidang Pelantikan Jaksa Agung Baru Turki
Kreator Konten dan Istri Ditangkap Usai Polisi Gerebek Perkebunan Ganja di Rumah Jagakarsa
DPR Usulkan Depot BBM Baru di Sumbar untuk Antisipasi Risiko Bencana