Di sisi lain, Wawan (51) sepertinya sudah lelah mengeluh. Ia paham betul akar masalahnya. "Ya kita mau ngomel gimana-gimana," ucapnya dengan nada pasrah. Menurutnya, warga yang terus membuang sampah di titik itu juga karena bingung. "Orang mau ngomel orang buang sampah ke mana lagi. Di sono penampungan nggak diangkut."
Ia mengaku tidak bisa melarang orang membuang sampah di lokasi yang memang sudah jadi titik penumpukan. Situasinya seperti lingkaran setan. Meski begitu, harapannya sama dengan warga lainnya. "Iya itu, mudah-mudahan cepat diangkut," ujar Wawan, mengiyakan soal ancaman penyakit yang mungkin timbul.
Suara kedua warga ini mewakili keresahan yang lebih luas. Tumpukan sampah di Ciputat bukan lagi sekadar masalah kebersihan semata, tapi sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan menebar ancaman bagi kesehatan publik. Mereka menunggu tindakan nyata, dan solusi yang tak sekadar tambal sulam.
Artikel Terkait
Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Bentrokan Antar Desa di Halmahera Tengah
Charles Honoris Desak Penutupan Permanen SPPG Pemicu Keracunan MBG di Jakarta
Aksi Solidaritas Palestina dan Doa untuk TNI Gugur Warnai CFD Bundaran HI
Gubernur Khofifah: Talenta Prestasi Murid Jatim Kunci Cetak Generasi Emas