Kombes Pol Dedy Tabrani, Kepala BNNP Aceh yang baru, memilih Gayo Lues sebagai tujuan kunjungan kerja pertamanya. Kunjungan ini dilakukan sekitar sebulan setelah dia resmi dilantik. Di sana, dia disambut langsung oleh Kepala BNNK setempat, Fauzul Iman, beserta staf.
Menurut Dedy, ada tujuan khusus di balik kunjungan ini. Selain untuk menjalin silaturahmi, ia ingin memberikan semangat kepada rekan-rekannya yang terdampak bencana.
"Intinya, saya datang untuk mempererat hubungan dan memberi dukungan moril," ujar Dedy, Kamis (26/12/2025).
"Terutama bagi anggota dan keluarga BNN yang sedang berjuang pascabencana. Kita harus saling menguatkan," tambahnya.
Tak sekadar kata-kata, bantuan langsung juga diserahkan. Bantuan itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka yang masih dalam proses pemulihan.
Di sisi lain, kunjungan ini juga menyisipkan agenda melihat potensi pembangunan alternatif. Fauzul Iman mengajak Dedy berkeliling melihat lahan dan fasilitas pengolahan kopi milik BNNK Gayo Lues.
Program kopi ini bagian dari skema besar bernama Grand Design Alternative Development (GDAD), hasil kerjasama BNN dengan Pemkab. Ide dasarnya sederhana tapi strategis: mengalihkan lahan yang berpotensi untuk ganja menjadi kebun kopi yang produktif dan punya nilai jual.
Dengan begitu, ada manfaat ganda. Selain memerangi narkotika dari hulu, program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Artikel Terkait
SIM Keliling Polda Metro Jaya Layani Perpanjangan di 5 Titik Jakarta
Pemerintah Siapkan Perpres untuk Hapus Tunggakan dan Denda BPJS Kesehatan Peserta Kelas 3
Upaya Jambret Gagal di Kerobokan Berujung Tewasnya Pengendara
BKSDA Sumbar Amankan 20 Pendaki Ilegal di Gunung Singgalang