Hujan deras yang mengguyur Tapanuli Utara sejak Kamis siang ternyata membawa konsekuensi serius. Di KM 25, tepatnya di Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, sebuah tebing di jalur Tarutung menuju Tapteng dan Sibolga tak mampu lagi menahan beban. Material tanah dan bebatuan pun longsor, menimbuni jalan raya.
Akses lalu lintas terputus total. Menurut informasi, kejadian ini berlangsung sekitar pukul lima sore.
Aiptu Walpon Baringbing, Humas Polres Taput, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis ini menyebabkan tebing gunung longsor dan menutup badan jalan umum Tarutung-Sibolga," katanya.
Akibatnya, arus dari Tarutung ke Sibolga dan Tapanuli Tengah benar-benar mandek. Situasi di lokasi digambarkan cukup parah.
"Arus lalu lintas terputus total. Lagi proses evakuasi longsor menggunakan alat berat,"
Ucap Walpon. Sampai berita ini diturunkan, upaya pembersihan dengan alat berat masih terus dilakukan. Pekerjaan membongkar tumpukan tanah dan batu itu diharapkan bisa segera membuka akses untuk kendaraan. Warga dan pengendara yang biasa melintas di jalur itu terpaksa mencari alternatif lain atau menunggu dengan sabar.
Artikel Terkait
241 Napi Berisiko Tinggi Ditambah, Total di Nusakambangan Capai 2.189 Orang
Rosenior Kecewa Meski Chelsea Menang, Soroti Kebobolan dari Bola Mati
Wakil Ketua MA Tegaskan Dugaan Suap Hakim Depok Terjadi Sebelum Wacana Kenaikan Tunjangan
PAN Konfirmasi Dukungan ke Prabowo untuk Pilpres 2029, Cawapres Masih Dibahas