Menurutnya, ancaman itu nyata dan masih berlangsung sampai sekarang. Masih ada saja pihak-pihak yang berniat merusak dan merampok kekayaan negara. Nah, pemerintahannya sendiri, tegas Prabowo, tak akan tinggal diam. Mereka akan melawan para oknum nakal itu dengan senjata yang paling ampuh: hukum.
"Kita tahu di tiap organisasi kita, kita paham, karena sudah lama republik kita mau dirusak," katanya dengan nada serius.
"Setiap lembaga, setiap organisasi dirusak oleh koruptor-koruptor, nyogok pejabat di setiap eselon. Ini akan kita lawan dan sedang kita lawan, dan Saudara-saudara adalah ujung tombak," tekan Prabowo, menunjuk para anggota satgas yang hadir.
Di sisi lain, nilai penyelamatan keuangan negara yang diumumkan dalam kesempatan itu ternyata jauh lebih besar. Totalnya mencapai Rp 6,6 triliun yang diserahkan Kejagung kepada negara. Rinciannya, sekitar Rp 2,34 triliun berasal dari kerja Satgas PKH tadi. Sementara, sisa yang hampir Rp 4,28 triliun merupakan hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan perkara korupsi oleh Kejaksaan RI sendiri. Sebuah pencapaian yang tak main-main.
Artikel Terkait
Indonesia Desak Evaluasi Keamanan Pasukan PBB Usai Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Tiga Daerah di Sulsel Kolaborasi Olah Sampah Jadi Listrik 25 MW
Iran Izinkan Kapal Irak Melintasi Selat Hormuz di Tengah Blokade
Platform X Siapkan Fitur Auto-Lock untuk Cegah Penipuan Kripto