Kasus ancaman bom yang menyasar sepuluh sekolah di Depok, Jawa Barat, masih terus diusut polisi. Upaya penyelidikan kini berfokus pada alamat yang dikirimkan pelaku via email ke salah satu sekolah. Tim gabungan sudah mendatangi lokasi tersebut, sayangnya, belum membuahkan titik terang.
“Sudah kami datangi alamat rumah dari email itu,” jelas AKP Made Budi, Kasi Humas Polres Metro Depok, ketika dikonfirmasi Selasa lalu.
“Hasil sementara, belum ditemui. Tim Jibom Gegana sudah melakukan penyisiran menyeluruh, dan alhamdulillah, tidak terbukti ada bom di sana,” tambahnya.
Dari sepuluh sekolah yang menjadi sasaran teror, enam di antaranya sudah diperiksa tim Jibom Gegana dari Kelapa Dua. Hasilnya sama: nihil. Tidak ada bom yang ditemukan di lokasi-lokasi tersebut.
“Enam sekolah sudah didatangi tim,” ucap Budi.
Namun begitu, suasana mencekam belum sepenuhnya reda. Empat sekolah lainnya masih dalam proses pengecekan oleh tim Jibom Gegana Brimob. Siapa dalang di balik aksi ancaman ini? Itu masih jadi misteri yang belum terpecahkan.
Berikut daftar sekolah yang sempat diresahkan oleh ancaman tersebut: SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI 1, dan SMA Bintara Depok. Lalu ada Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman, serta SMAN 6 Depok.
Artikel Terkait
Ledakan Tambang Batu Bara Ilegal di India Tewaskan 23 Orang
Jadwal Salat Surabaya 7 Februari 2026: Imsak Pukul 04.02 WIB
KY Prihatin Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Lahan
Sistem Perlindungan Digital Cegah Potensi Kerugian Rp 8 Triliun dalam 6 Bulan