Kasus ancaman bom yang menyasar sepuluh sekolah di Depok, Jawa Barat, masih terus diusut polisi. Upaya penyelidikan kini berfokus pada alamat yang dikirimkan pelaku via email ke salah satu sekolah. Tim gabungan sudah mendatangi lokasi tersebut, sayangnya, belum membuahkan titik terang.
“Sudah kami datangi alamat rumah dari email itu,” jelas AKP Made Budi, Kasi Humas Polres Metro Depok, ketika dikonfirmasi Selasa lalu.
“Hasil sementara, belum ditemui. Tim Jibom Gegana sudah melakukan penyisiran menyeluruh, dan alhamdulillah, tidak terbukti ada bom di sana,” tambahnya.
Dari sepuluh sekolah yang menjadi sasaran teror, enam di antaranya sudah diperiksa tim Jibom Gegana dari Kelapa Dua. Hasilnya sama: nihil. Tidak ada bom yang ditemukan di lokasi-lokasi tersebut.
“Enam sekolah sudah didatangi tim,” ucap Budi.
Namun begitu, suasana mencekam belum sepenuhnya reda. Empat sekolah lainnya masih dalam proses pengecekan oleh tim Jibom Gegana Brimob. Siapa dalang di balik aksi ancaman ini? Itu masih jadi misteri yang belum terpecahkan.
Berikut daftar sekolah yang sempat diresahkan oleh ancaman tersebut: SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI 1, dan SMA Bintara Depok. Lalu ada Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman, serta SMAN 6 Depok.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Desak Pemerintah Bawa Kasus Penculikan WNI oleh Israel ke Mahkamah Internasional
Remaja 14 Tahun Dibacok di Kepala saat Tawuran Dua Geng di Cikupa, Polisi Tangkap Pelaku dalam 24 Jam
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih
Potensi Ekonomi Haji dan Umrah Rp60 Triliun per Tahun Dinilai Belum Maksimal, Pasokan Pangan Jemaah Masih Impor