Di tengah kabar duka itu, setidaknya ada secercah harapan. Jumlah korban hilang dilaporkan berkurang 10 orang. Artinya, tim SAR masih terus berburu waktu untuk menemukan 175 warga yang belum terlacak.
Soal pengungsian, situasinya mulai menunjukkan perbaikan. Menurut Muhari, jumlah pengungsi kini tercatat 502.570 jiwa. "Sebagian besar di minggu terakhir ini cukup banyak yang berkurang," tuturnya.
Banyak dari mereka sudah memberanikan diri pulang ke rumah masing-masing. Ada juga yang memilih tinggal sementara di rumah saudara di daerah yang lebih aman, di luar zona bencana.
Fase tanggap darurat di ketiga provinsi itu sendiri tinggal menghitung hari. Minggu ini adalah minggu terakhir sebelum masa darurat resmi ditutup. Namun begitu, pemerintah memastikan penanganan pasca-bencana tetap jadi prioritas.
"Fokus kita masih pada pencarian korban, distribusi logistik, sampai perbaikan infrastruktur vital," jelas Abdul Muhari. Dia menyebut pemulihan akses jalan, komunikasi, serta pasokan listrik dan BBM masih terus digenjot di lapangan.
Artikel Terkait
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker
Netanyahu dan Trump Bahas Kesepakatan Baru Usai Operasi Militer di Iran
Arsenal Kehilangan Lima Pemain Inti untuk Jeda Internasional Akibat Cedera
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah