Pekanbaru punya langkah baru yang cukup menarik. Pemerintah kota setempat berencana menggencarkan pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah. Ini bukan sekadar program biasa, tapi upaya strategis untuk membentuk generasi muda yang benar-benar peduli pada alam. Inspirasinya datang dari apa yang sudah dilakukan Polda Riau, lewat konsep Green Policing mereka.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, sendiri menekankan bahwa pelestarian lingkungan adalah fondasi penting untuk menjaga masa depan daerah. Apalagi di tengah ancaman perubahan iklim dan kerusakan alam yang makin nyata. Dari semangat inilah, Pemkot Pekanbaru kemudian bergerak.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersikeras bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak dini. Dan yang terpenting, ini semua tak boleh berhenti jadi kegiatan seremonial belaka.
Menurutnya, sekolah adalah ruang yang paling efektif. Di sanalah pola pikir, karakter, dan kebiasaan anak-anak dibentuk, agar kelak mereka tumbuh jadi generasi yang punya tanggung jawab terhadap alam.
Rencananya, program ini akan dijalankan bertahap. Mulai dari PAUD, lalu SD, hingga SMP di seluruh kota. Implementasinya bakal cukup beragam. Tidak cuma teori lewat muatan lokal, tapi juga praktik langsung. Misalnya, menanam pohon, mengelola sampah di sekolah, belajar konservasi air, sampai membiasakan gaya hidup ramah lingkungan dalam keseharian.
Artikel Terkait
Masjid At-Thohir di Los Angeles Jadi Pusat Ibadah dan Perekat Diaspora Indonesia
Mantan Menag Yaqut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tunggu Keputusan Kembali ke Rutan
Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Genjot Digitalisasi dalam 5 Tahun
Arus Balik Mudik Mulai Padati Jalan Alternatif Cibubur