Kapolri Turun ke Stasiun Tawang, Pastikan Arahan Presiden Soal Mudik Nataru Terwujud

- Minggu, 21 Desember 2025 | 14:45 WIB
Kapolri Turun ke Stasiun Tawang, Pastikan Arahan Presiden Soal Mudik Nataru Terwujud

Udara di Stasiun Semarang Tawang Minggu (21/12/2025) itu cukup ramai. Di tengah keriuhan calon penumpang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak menyusuri peron, mengamati langsung kesiapan pelayanan mudik Nataru. Kunjungan ini bukan tanpa sebab. Ia ingin memastikan arahan Presiden Prabowo Subianto soal kelancaran libur Natal dan Tahun Baru benar-benar terwujud di lapangan.

“Alhamdulillah, saya sengaja datang ke sini untuk dengar dan lihat sendiri situasi pelayanan untuk arus mudik,” ujar Listyo.

Ia lantas mengingatkan, persiapan sebenarnya sudah dimulai sejak gelar pasukan digelar. Menurutnya, tugas jajaran tak hanya mengawal mudik dan arus balik.

“Di sisi lain, tentu ada kegiatan ibadah yang harus diamankan. Belum lagi tren masyarakat menghabiskan akhir tahun di tempat wisata. Semua itu jadi bagian yang tak boleh kita lewatkan,” imbuhnya di hadapan para pejabat utama Mabes Polri.

Angkanya memang naik. Survei Kemenhub mencatat kenaikan hampir 8% atau sekitar 8,83 juta orang yang akan mudik tahun ini. Tekad Listyo jelas: pelayanan harus optimal, apalagi ada insentif dari pemerintah yang perlu dimanfaatkan masyarakat.

“Arahan Bapak Presiden setelah ratas sangat tegas, dan kita tindak lanjuti dengan rakortas antar kementerian,” katanya.

“Intinya, beliau ingin pastikan pelayanan Nataru berjalan baik. Masyarakat harus terlayani, sambil tetap mendapat benefit dari insentif seperti diskon-diskon yang disediakan,” sambung Listyo.

Nah, soal insentif itu sendiri macam-macam. Ada diskon untuk tol, penyeberangan, dan kereta api. Bahkan ada layanan gratis angkut motor. Diharapkan, berbagai kemudahan ini bisa jadi alternatif bagi warga.

“Dengan insentif ini, kereta api misalnya, bisa jadi pilihan yang aman dan nyaman. Kami harap masyarakat mempertimbangkannya,” tambahnya.

Dalam kunjungan itu, Listyo tak sendirian. Tampak Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo, serta sejumlah pejabat tinggi Polri seperti Kadivpropam Irjen Abdul Karim dan Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho. Juga hadir perwakilan dari KAI, Daniel Johanes Hutabarat. Mereka bersama-sama meninjau, membicarakan langkah kongkrit untuk antisipasi keramaian.

Komentar