Memang, dalam 12 jam terakhir sempat terjadi penurunan intensitas. Namun begitu, belakangan ini bibit siklon itu kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Organisasi awan konvektifnya semakin tertata, dan kecepatan anginnya merangkak naik perlahan.
Untuk 24 jam ke depan, prakiraannya intensitasnya akan terus meningkat. BMKG menyebut area dengan angin kencang (gale force wind) akan muncul dalam 6-12 jam mendatang.
"Kecepatan angin diprediksi naik jadi 45 knot atau 83 km/jam," ujar BMKG.
"Sistem ini diprakirakan akan menjadi Siklon Tropis kategori 1 pada hari ini, Minggu, 21 Desember 2025, di malam hari. Kabar baiknya, pergerakannya mengarah ke barat menjauhi wilayah Indonesia."
Artikel Terkait
Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia yang Jadi Gerbang Menuju Antartika
Dua Pelaku Pemalakan Mobil di Tanah Abang Ditangkap Usai Video Viral
Iran Tangkap Jaringan Mossad, Bocoran Data Diduga Picu Kematian Warga Sipil
Tan Liong Houw Raih Gelar Legenda di PSSI Awards Perdana