“Saya menangis melihat kondisi kerusakan yang sangat parah. Baru kali ini mengalami peristiwa sampai kondisi kolam pemandian hilang,” katanya, tak bisa menyembunyikan kesedihan.
Menyikapi situasi itu, pengelola tak punya pilihan lain. Untuk sementara, akses ke Pancuran 13 ditutup total. Langkah ini diambil semata-mata demi keamanan.
“Ditutup, baik pengunjung ataupun petugas Pancuran 13 Guci semuanya dievakuasi dari area Pancuran,” imbuh Zami. Pemulihan dipastikan akan memakan waktu, mengingat besarnya kerusakan yang terjadi.
Artikel Terkait
Bentrokan Dua Kampung Warna-i Festival Kuluwung di Jonggol
Australia Larang Sementara Kedatangan Warga Iran Terkait Konflik Timur Tengah
Enam Tim Berebut Dua Tiket Terakhir Piala Dunia 2026 Lewat Play-off
Arus Balik Lebaran 2026 Reda, 2 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta