Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim militer AS telah melaksanakan aksi pembalasan yang "sangat serius" di Suriah. Targetnya adalah kelompok radikal Islamic State (ISIS). Gerakan ini disebut sebagai respons atas serangan mematikan yang merenggut nyawa tiga warga Amerika.
Dalam sebuah postingan di Truth Social, Sabtu (20/12/2025), Trump tak ragu menunjukkan sikap kerasnya. "Dengan ini saya umumkan, Amerika Serikat telah melancarkan pembalasan yang sangat serius seperti janji saya kepada para teroris pembunuh yang bertanggung jawab," ujarnya.
Menurutnya, serangan itu difokuskan pada benteng-benteng ISIS di Suriah. Ia menggambarkan wilayah itu sebagai tempat yang "berlumuran darah" dan penuh masalah. Namun begitu, Trump tetap optimis. Katanya, masa depan daerah itu bisa cerah kalau ISIS berhasil diberantas.
Hal menarik, Trump juga menyebut pemerintah Suriah mendukung penuh operasi ini. Pernyataan itu tentu saja menarik perhatian banyak pihak, mengingat hubungan kedua negara yang kerap diwarnai ketegangan.
Artikel Terkait
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Jakarta, Arus Naik Padat
Ragunan Dibanjiri 60 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran, Pengelola Siapkan 27 Titik Parkir
Ribuan Pengunjung Padati Ragunan, Pengelola Tambah Titik Parkir Jadi 27
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan di H+2 Lebaran, Angka Diprediksi Tembus 100 Ribu