Tiga Menteri Turun Langsung Groundbreaking 2.600 Hunian Korban Bencana Sumatera

- Jumat, 19 Desember 2025 | 16:55 WIB
Tiga Menteri Turun Langsung Groundbreaking 2.600 Hunian Korban Bencana Sumatera

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengumumkan, tiga menteri kabinet akan segera melakukan groundbreaking untuk hunian tetap para korban bencana di Sumatera. Rencananya, besok.

Unit yang akan dibangun berjumlah 2.600, tersebar di beberapa wilayah. "Kemudian untuk besok ada rencana dari tiga menteri, yaitu Pak Maruarar Sirait, Mendagri, dan Menteri Hukum, yang akan melaksanakan groundbreaking," jelas Tito saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Menurutnya, inisiatif ini datang dari Menteri PKP dengan dukungan sejumlah yayasan. "Ini hunian tetap," tegasnya.

Persiapan sudah berjalan lebih dari sepuluh hari. Pemerintah telah mengecek lokasi-lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan. Rinciannya, Aceh mendapat 1.000 unit, Sumatera Utara 1.000 unit, dan Sumatera Barat 600 unit.

"Besok akan ada groundbreaking di Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Kita akan turun langsung ke sana," ujar Tito.

Di sisi lain, persoalan lain juga menunggu. Tito mengungkapkan, ratusan kantor desa di wilayah terdampak, dari Aceh hingga Sumut, masih dalam kondisi rusak ringan. Jumlahnya mencapai 360. Namun begitu, yang rusak berat juga ada, sekitar 25 kantor.

"Yang terakhir ingin kami sampaikan adalah mengenai masalah kantor desa yang rusak itu ada, ini penting untuk pemerintahan, total ada yang rusak ringan ada 360 di Aceh, Sumut, maupun Sumbar. Tapi ada juga yang rusak berat, 25," ucapnya.

Untuk penanganannya, pemerintah punya skala prioritas. "Khusus (kantor desa) yang rusak ringan ini kita lihat kemampuan daerah apakah mampu. Kalau tidak mampu, kita akan ambil alih dan untuk yang rusak berat nanti kami ajukan kepada Menteri PU," imbuh Tito.

Sebelum mengakhiri, ia tak lupa mengucapkan terima kasih. Rasa syukur ditujukan pada kekompakan semua pemda, unsur forkopimda, dan seluruh pihak yang bergerak cepat menangani bencana di Sumatera. Kerja sama itulah yang membuat proses pemulihan bisa berjalan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar