Operasi tangkap tangan KPK kembali mengguncang Bekasi. Kali ini, ruang kerja sang bupati sendiri, Ade Kuswara Kunang, ikut disegel oleh penyidik. Kejadiannya berlangsung Kamis malam, sekitar pukul tujuh.
Menurut petugas sekuriti di Gedung Bupati, tiga orang berpakaian preman dan bermasker tiba-tiba muncul. Mereka menunjukkan identitas sebagai penyidik KPK.
"Tiga orang pakai masker semua, masuk menunjukkan identitas KPK," ujarnya.
Tanpa banyak bicara, ketiganya langsung menuju lantai dua. Tujuannya jelas: ruang kerja bupati. Hanya setengah jam kemudian, mereka keluar. Yang berubah, dua pintu akses ke ruangan itu kini sudah dilengkapi segel berwarna merah. Setelah itu, ketiga penyidik itu seolah menghilang. Diduga, mereka keluar lewat akses samping yang terhubung ke gedung lain.
Artikel Terkait
Paus Serukan Gencatan Senjata dan Dialog untuk Akhiri Konflik di Timur Tengah
Jasa Marga Imbau Disiplin Pengendara di Jalur One Way dan Contraflow Arus Balik
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Perairan Halmahera Selatan
Kas PT Vale Indonesia Menyusut Drastis Didorong Ekspansi Investasi