Hari ini, Presiden Prabowo Subianto turun langsung melihat dampak bencana di Sumatera Barat. Ia didampingi Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Rombongan mengunjungi sejumlah lokasi yang porak-poranda akibat banjir dan tanah longsor, dari permukiman warga hingga infrastruktur vital yang rusak parah.
Perjalanan diawali di Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam. Di sana, Presiden tak hanya mengecek proses penanganan darurat, tapi juga berbincang dengan warga. Ia melihat dari dekat rumah-rumah yang masih terendam, sambil memastikan bantuan logistik dan pemulihan lingkungan berjalan tepat sasaran.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kabupaten Padang Pariaman. Mereka meninjau Jembatan Bailey di Padang Mantuang yang putus diterjang banjir akhir November lalu. Jembatan ini bukan sekadar beton dan besi, melainkan urat nadi penghubung aktivitas ribuan warga. Kerusakannya sempat memutus konektivitas wilayah secara serius.
Tak berhenti di situ, agenda dilanjutkan ke Jalan Nasional Lembah Anai di Tanah Datar. Kondisinya memprihatinkan putus total. Mengingat ini adalah jalur utama masuk dan keluar Sumbar, Presiden mencermati dengan saksama kerusakan pada badan jalan dan tebing yang longsor. Pemandangan di sekitarnya memperlihatkan betapa dahsyatnya gempuran alam kali ini.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka