"Kepala BNPB melaporkan dan meminta tambahan personel baik TNI maupun polisi, khususnya di beberapa wilayah di Aceh yang memang masih banyak tergenang lumpur," ujarnya.
Daerah seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur disebutkan masih memerlukan banyak tangan untuk membantu. Genangan lumpur yang luas membuat proses pemulihan berjalan lambat, sehingga kehadiran personel tambahan dinilai sangat krusial.
Peninjauan Presiden Prabowo di Sumbar sendiri cukup padat. Ia menyambangi tiga titik berbeda sepanjang hari itu. Kunjungan pertama adalah posko pengungsian di Palembayan, Kabupaten Agam, untuk bertemu dengan para pengungsi.
Selanjutnya, rombongan menuju Padang Pariaman guna mengecek pembangunan jembatan bailey di Mantuang. Terakhir, Presiden menyempatkan diri melihat proses perbaikan jalan akses vital di Lembah Anai, yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi.
Meski fokus pada penanganan di Sumbar, laporan dari Aceh itu jelas menyita perhatian. Ini menunjukkan betapa kompleksnya tantangan bencana yang melanda beberapa wilayah sekaligus, dan bagaimana keputusan harus diambil dengan cepat di tengah situasi yang terus bergerak.
Artikel Terkait
Trump Bagikan Video Sketsa yang Perlihatkan PM Inggris Starmer Ketakutan Terima Teleponnya
Restoran Cibiuk di Garut Jadi Favorit Pemudik, Omzet Naik 50% Jelang Lebaran
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Serang Pembangkit Listriknya
Macet Parah H+2 Lebaran, Arus Kendaraan ke Puncak Naik 35%