Geram Narkoba, Ibu-Ibu Tabuyung Bakar Rumah Diduga Markas Bandar

- Kamis, 18 Desember 2025 | 00:05 WIB
Geram Narkoba, Ibu-Ibu Tabuyung Bakar Rumah Diduga Markas Bandar

Suasana Desa Tabuyung di Mandailing Natal mendadak panas Selasa lalu. Bukan karena terik matahari, tapi karena aksi puluhan ibu-ibu yang tak terbendung lagi. Dengan penuh amarah, mereka membakar sebuah rumah yang selama ini dicurigai warga sebagai markas bandar narkoba. Kejadian ini berlangsung di Kecamatan Muara Batang Gadis, dan menggambarkan betapa geramnya masyarakat lokal terhadap maraknya peredaran barang haram itu.

Menurut sejumlah saksi, aksi ini terjadi begitu spontan. Usai menggelar pengajian dan doa bersama, para emak-emak itu langsung bergerak. Mereka mendatangi rumah yang dimaksud, diikuti oleh pemuda dan warga lainnya. Batu dan kayu beterbangan sebelum akhirnya api membakar habis bangunan tersebut.

Plt Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung, mengaku pihaknya sudah berusaha mencegah.

"Iya, kejadian pembakaran itu terjadi secara spontan setelah acara pengajian dan doa bersama. Ibu-ibu langsung bergerak ke rumah yang diduga milik bandar narkoba," ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Namun begitu, upaya itu sia-sia. Kemarahan yang telah lama tertahan akibat keresahan melihat narkoba merusak kampung mereka, akhirnya meledak juga.

Di sisi lain, pihak kepolisian pun membenarkan insiden ini. Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, menyatakan aksi main hakim sendiri seperti itu tidak dibenarkan.

"Kami telah melakukan imbauan dan larangan agar warga tidak melakukan perbuatan anarkis dan melanggar hukum," tegas Arie.

Meski demikian, dia mengaku bisa memahami pemicu kekecewaan warga. Persoalan narkoba di daerah itu memang seperti duri dalam daging, mengganggu dan menyakitkan. Aparat terus berupaya, tapi rasa frustasi masyarakat kadang meluap dengan cara mereka sendiri. Peristiwa di Tabuyung ini jadi bukti nyata betapa masalah narkoba bisa memicu ketegangan sosial yang sangat dalam.

Komentar