Asap tebal masih mengepul di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa siang itu. Sebuah kebakaran melalap sejumlah warung, menghanguskan bangunan dan barang dagangan. Menurut keterangan petugas, api diduga muncul dari sebuah kompor yang ditinggalkan begitu saja saat sedang menyala.
"Objek terbakar 10 warung," ujar Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi.
Ia menjelaskan, laporan pertama masuk ke petugas damkar sekitar pukul 13.18 WIB. Titik api berasal dari Jalan Utan Jati, tepatnya di RT 10 RW 11, Kelurahan Pegadungan.
"Dugaan penyebab sementara adalah memasak dan ditinggal," tambah Kahfi.
Operasi pemadasan tak main-main. Sebanyak 18 unit mobil dan 90 personel dikerahkan ke lokasi dalam empat gelombang. Butuh waktu hampir satu setengah jam untuk benar-benar mengendalikan si jago merah. Barulah pukul 14.58 WIB, situasi dinyatakan selesai.
Kerugiannya tidak kecil. Area seluas 300 meter persegi hangus, dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp 390 juta. Kebakaran ini juga berdampak pada 15 orang dari empat keluarga yang kehilangan tempat berusaha.
Menurut sejumlah saksi, api terlihat pertama kali menjilat dari dapur sebuah warung Madura. Sajiman (67), salah seorang saksi mata, menyebut kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB.
"Api itu langsung merambat dengan cepat ke bangunan lain," kata Kahfi mengutip keterangan Sajiman. Material bangunan semipermanen yang banyak digunakan diduga jadi penyebab api begitu gampang menyebar.
Untungnya, tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari 14 relawan yang sigap turun tangan.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Pasukan AS Jika Masuki Selat Hormuz, Trump Umumkan Rencana Pengawalan Kapal
Teater Kabaret Anak Disabilitas Meriahkan Hardiknas di Lampung, Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Berkarya
Perajin Tempe Ponorogo Perkecil Ukuran Produk Imbas Harga Kedelai Impor Naik
Anggota DPD Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Kepala SPPG di Bandung Barat