Pencarian korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara belum berhenti. Tim gabungan masih terus berusaha di sejumlah titik, meski kondisi lapangan tak mudah. Hal ini ditegaskan oleh Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam sebuah jumpa pers virtual Minggu lalu.
Menurutnya, operasi pencarian dan pertolongan dilakukan dengan berkoordinasi penuh bersama Basarnas. "Khusus untuk Aceh, operasi pencarian masih kami teruskan di enam kabupaten," jelas Abdul.
Di sisi lain, wilayah Sumut fokus pada tiga kabupaten. Sementara di Sumbar, pencarian menyasar empat wilayah. Kalau dihitung total, ada 13 titik yang kini menjadi perhatian utama tim.
Meski begitu, ada hal menarik dari penjelasan Abdul. Titik pencarian umumnya ditentukan berdasarkan laporan warga tentang orang hilang. Namun, kenyataan di lapangan kadang berbeda. Di beberapa tempat, tim Basarnas memilih untuk tetap standby dan melanjutkan pencarian, meski data resmi korban hilang sudah nihil.
"Alasannya, karena ada alur-alur daerah bencana yang bersinggungan dengan sekitarnya. Jadi, tim tetap waspada," ungkapnya, memberi penekanan pada prosedur keselamatan yang ketat.
Berikut rincian kabupaten yang menjadi lokasi pencarian:
Artikel Terkait
MK Tegaskan Kewenangan Presiden Soal Grasi dan Amnesti Tetap Utuh
BMKG: Hujan Masih Guyur Jawa-Bali hingga Februari, Waspada Cuaca Ekstrem
Trump Kaji Serangan Terbatas untuk Dukung Gelombang Protes di Iran
Kades Sintang Terjaring Operasi Polisi Usai Mencuri Motor Warga