Angka korban jiwa dari bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar tak henti bertambah. Data terbaru yang dirilis BNPB menyebutkan, sudah 986 orang meninggal dunia. Sungguh angka yang memilukan.
Menurut informasi yang dihimpun detikcom dari situs resmi BNPB, Kamis lalu, pencarian masih terus dilakukan untuk 224 warga yang hingga kini dinyatakan hilang. Belum lagi mereka yang cedera, jumlahnya mencapai 5.100 orang.
Bencana banjir dan tanah longsor ini jangkauannya sangat luas, melanda 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi sekaligus. Kerusakan properti pun luar biasa parah. BNPB mencatat, hampir 158 ribu rumah mengalami kerusakan, entah itu ringan, berat, atau bahkan hancur sama sekali.
Di sisi lain, situasi pengungsian masih sangat mencemaskan. Sekitar 800 ribu jiwa terpaksa mengungsi, meninggalkan rumah mereka yang rusak atau terendam. Bencana ini tak pandang bulu, merusak segala jenis fasilitas publik. Lebih dari seribu fasilitas umum lumpuh, termasuk ratusan puskesmas, sekolah, rumah ibadah, dan jembatan yang putus. Akses ke banyak daerah benar-benar terisolasi.
Dari ketiga provinsi, Aceh menjadi wilayah yang paling berat terdampak. Korban jiwa di sana jauh lebih banyak dibanding daerah lain.
Artikel Terkait
Kapolres Jaksel Ngopi di Gang Manggarai, Dengar Keluhan Warga Soal Tawuran dan Narkoba
Kebon Pala Terendam Dua Meter, Polairud Berjibaku Evakuasi Warga
Haedar Nashir Kritik Wacana Polri di Bawah Kementerian: Itu Mundur dari Reformasi
Golkar Tolak Usulan Penghapusan Parliamentary Threshold