Mobil Program Makan Bergizi Tabrak Siswa, 19 Anak dan Guru Terluka di Cilincing

- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:45 WIB
Mobil Program Makan Bergizi Tabrak Siswa, 19 Anak dan Guru Terluka di Cilincing

Suasana pagi di SDN Kalibaru 01 Pagi Cilincing, Jakarta Utara, tiba-tiba berubah kacau. Sebuah mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) melaju dan menabrak, melukai 19 siswa serta seorang guru. Kecelakaan ini langsung memicu kepanikan massal di lingkungan sekolah.

Di lapangan sekolah, sebuah mobil GranMax warna putih terlihat diam. Posisinya berhenti persis di bawah ring basket. Nomor polisi B-2093-UIU masih terpampang jelas di bodi mobil yang kini jadi pusat perhatian. Sopirnya sendiri sudah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, menjelaskan kronologi awal. Menurutnya, mobil itu sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan makanan.

"Ya, mobil MBG yang akan mengantarkan makanan ke sekolah ini," ujar Kombes Erick di lokasi kejadian, Kamis (11/12/2025).

Dia menambahkan, korban luka-luka langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan.

"Sementara masih 19 yang terdata untuk yang masuk rumah sakit ya. Kalau yang mungkin rawat jalan tapi sudah ada beberapa yang pulang. Eh, ada 15 korban yang ada di Rumah Sakit Cilincing, RSUD Cilincing, dan ada 4 orang yang ada di Rumah Sakit Koja," jelasnya.

Dari sisi penyelenggara program, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang turut angkat bicara. Dia menyebutkan bahwa Sony Sanjaya, sesama Wakil Kepala BGN, sudah bergerak menuju lokasi.

Nanik membagikan percakapan mereka, "Saya meluncur ke TKP, bu," kata Sony kepadanya.

Bagaimana kejadiannya? Saksi mata menggambarkan suasana yang mencekam. Mobil itu menerobos hingga menabrak anak-anak yang ada di lapangan. Beberapa korban tergeletak, bahkan ada yang tersangkut di kolong kendaraan. Para siswa dan guru yang menyaksikan pun histeris, sulit mengendalikan rasa panik dan ketakutan mereka.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar