Galodo Mengamuk di Nagari Salareh Aia, Aipda Andre: Seperti Ombak di Pantai

- Rabu, 10 Desember 2025 | 22:50 WIB
Galodo Mengamuk di Nagari Salareh Aia, Aipda Andre: Seperti Ombak di Pantai

Siang itu, Kamis 27 November 2025, suasana di Nagari Salareh Aia Timur terbilang tenang. Ponsel Aipda Andre Gusman berdering sekitar pukul sebelas, membawa kabar tentang longsor di Jorong Subarang Laweh. Bersama Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S, ia pun bergegas. Mereka turunkan alat berat, urus longsoran yang memutus jalan kabupaten menuju Sitalang. Tak ada korban jiwa, dan pekerjaan hampir rampung.

“Longsor pertama sekitar jam 11.00. Saya sempat keluar, lalu masuk lagi jam 14.00 masih aman,” kenang Andre saat berbincang dengan detikcom, Minggu (8/12/2025).

“Karena butuh tali untuk menggeser pohon tumbang, saya balik lagi.”

Namun begitu, situasi berubah drastis jelang petang. Langit mendadak gelap, hujan mengguyur lebat. Andre dan kapolsek belum sempat kembali ke markas. Lalu, terdengar suara gemuruh keras menggelegar dari arah sungai.

Itulah galodo pertama.

“Saya nggak melihat langsung saat itu,” ujarnya. Tapi instingnya langsung bekerja. Ia memprediksi tebingan di bibir Sungai Batang yang tingginya sekitar 20 meter bakal ambrol diterjang banjir bandang. Andre dan kapolsek pun berlari, menyelamatkan warga.

“Tebing di sebelah kiri saya waktu itu mau longsor. Makanya saya teriak, cepat ayo kita keluar!”

Air pun datang menerjang. Bukan air biasa, melainkan gelombang dahsyat bak ombak lautan. Debitnya mencapai puluhan meter, bergulung-gulung penuh amukan. Di dalamnya, hanyut kayu gelondongan dan bebatuan besar yang ikut mengamuk.

“Seperti ombak,” tutur Andre menggambarkan kengerian itu. “Bergulung persis ombak di pantai. Makin tinggi, makin tinggi, membawa kayu dan batu-batu besar.”

Semua yang ada di bibir sungai luluh lantak. Ketinggian air yang menghantam segala sesuatu di sekitarnya, meninggalkan kesaksian mengerikan yang tak mudah dilupakan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar