Macet Pagi Ini: Tol Jagorawi hingga JORR Tersendat, Contraflow Diterapkan

- Rabu, 10 Desember 2025 | 07:35 WIB
Macet Pagi Ini: Tol Jagorawi hingga JORR Tersendat, Contraflow Diterapkan

Pagi ini, sejumlah ruas tol yang mengarah ke Jakarta kembali disesaki kendaraan. Kemacetan terpantau di beberapa titik, dengan Tol Jagorawi menjadi salah satu yang paling parah. Arus lalu lintasnya benar-benar tersendat.

Melalui akun X resminya, Jasa Marga mengonfirmasi kondisi ini.

"Cililitan KM 02 - Cawang KM 00 padat, kepadatan volume lalin,"

tulis mereka, Rabu (10/12/2025) pagi.

Tak hanya Jagorawi, kemacetan serupa menjalar ke Tol Jakarta-Tangerang. Di ruas Tangerang menuju Kunciran, lalu lintas nyaris tak bergerak. Penyebabnya klasik: volume kendaraan yang luar biasa tinggi, diperparah dengan aktivitas keluar-masuk kendaraan di Rest Area.

"Tol Janger Tangerang KM 17 - Kunciran KM 14 padat. Karang Tengah KM 09 - Kedoya KM 04 juga padat,"

jelas laporan itu lagi. Untuk mengurai kepadatan yang makin menjadi, petugas akhirnya mengambil langkah. Mereka memberlakukan contraflow di ruas setelah Underpass Tomang menuju Kebon Jeruk KM 03 400. Lajur kanan dari arah Kebon Jeruk dialihkan untuk membantu arus dari arah berlawanan.

Di sisi lain, kondisi serupa terjadi di Tol JORR. Bagian W2S di Bintaro KM 03 menuju KM 02 arah Ulujami terpantau padat merayap. Sementara di JORR E, kemacetan muncul di ruas Jatiasih KM 42-43 arah Cikunir. Rupanya, ada truk yang mengalami gangguan roda di lajur paling kiri. Kejadian ini berimbas hingga ke Cikunir KM 45 arah Bekasi. Saat laporan ini dibuat, petugas dikabarkan masih dalam perjalanan menuju lokasi gangguan.

Lalu lintas di Tol Dalam Kota pun tak lebih baik. Titik-titik seperti Cawang arah Tebet dan Kuningan menuju Keluar Semanggi dilaporkan mengalami kepadatan parah. Sekali lagi, penyebab utamanya adalah membludaknya jumlah kendaraan di pagi hari.

"Cawang KM 00 - KM 02 arah Tebet padat. Kuningan KM 06 - Keluar Semanggi KM 07 800 juga padat,"

tutup keterangan dari Jasa Marga. Pagi ini, perjalanan para komuter kembali diuji kesabarannya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar