Gelapnya malam di sejumlah desa di Sumut akhirnya mulai tersibak. Pasca banjir dan longsor yang melanda akhir November lalu, PLN terus mendorong pemulihan listrik dengan segala daya upaya. Tak sendiri, mereka bergandengan tangan dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk menembus lokasi-lokasi yang sempat terisolasi.
Fokus perbaikan tak hanya di Sibolga atau Tapanuli Tengah. Perhatian juga tertuju ke Desa Hutagodang dan Desa Garoga di Tapanuli Selatan. Di sana, tim bahu-membahu membuka jalan yang terputus. Akses itu kunci utamanya. Tanpa jalan yang bisa dilalui, mustahil peralatan berat dan material bisa masuk untuk membenahi jaringan yang rusak.
Usaha itu mulai membuahkan hasil. Rabu malam lalu, Desa Hutagodang dan sekitarnya akhirnya kembali terang benderang setelah jaringan di jalur Padang Sidempuan - Hutaimbaru berhasil dipulihkan.
“Alhamdulillah, pemulihan jaringan kelistrikan jalur Padang Sidempuan - Hutaimbaru pada Rabu malam membuahkan hasil. Desa Hutagodang dan sekitarnya telah menyala terang benderang teraliri listrik,”
kata Darmawan Prasodjo, Dirut PLN, Selasa kemarin.
Nasib serupa dialami Desa Garoga. Sempat terkurung lumpur dan material banjir, desa itu kini perlahan bangkit. Tantangannya berat, tapi respons tim di lapangan cukup cepat. Begitu akses jalan dibuka berkat gotong royong dengan TNI dan Polri, mereka langsung bergerak.
“Dengan semangat gotong royong bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah (Pemda), jalur menuju Desa Garoga berhasil dibuka Selasa kemarin. Dalam kurun waktu yang singkat, tim PLN segera mendirikan kembali 60 tiang yang roboh. Kami upayakan desa ini dapat segera teraliri listrik agar yang sebelumnya gelap gulita bisa kembali terang,”
tambah Darmawan.
Menurutnya, seluruh sumber daya dikerahkan untuk misi ini, sejalan arahan Kementerian ESDM. Kolaborasi di lapangan disebutnya sangat vital. Tanpa dukungan itu, pekerjaan menghadapi rintangan yang jauh lebih besar.
“Sesuai arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM, kami terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan listrik di Sumatera. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari TNI, Polri, dan Pemda yang terus mendampingi perjuangan tim PLN di lapangan. Sehingga ikhtiar kami mendapatkan kemudahan-kemudahan di tengah tantangan yang luar biasa,”
katanya lagi.
Upaya pemulihan ini mendapat perhatian langsung dari pusat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru-baru ini meninjau langsung progres di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Ia mengakui pekerjaan ini tidak mudah, apalagi dengan kendala akses yang ada. Namun, material perbaikan sudah disiapkan dan penanganan darurat terus didorong.
“Tolong doakan mudah-mudahan cuaca bagus. Untuk tower-tower (jaringan listrik) yang roboh, sekarang materialnya sudah ada. Memang ini bukan pekerjaan gampang. Kita doakan Jumat malam lampu sudah menyala sebagaimana mestinya,”
ujar Bahlil.
Di sisi lain, apresiasi datang dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Ia menilai komitmen PLN untuk mempercepat pemulihan patut diacungi jempol. Harapannya jelas: normalisasi listrik di semua lokasi terdampak bisa segera tuntas.
“Ini pertama adalah aliran listrik. Aliran listrik yang sama dengan hari ini sudah berangsur pulih, seperti di Sibolga Sudah lebih baik. Mudah-mudahan listrik di seluruh lokasi terdampak dapat segera pulih 100% sesuai target,”
harap Bobby.
Kini, harapan untuk cahaya itu kian nyata. Meski masih ada pekerjaan rumah, setidaknya terang mulai menyapa kembali rumah-rumah yang sempat gelap.
Artikel Terkait
Bandara APT Pranoto Samarinda Jajaki Kerja Sama dengan AirAsia untuk Buka Rute Baru
Kimmich Syok: PSG Hajar Bayern 5-4 di Semifinal Liga Champions
Haji 2026 Tetap Berjalan, Menteri Jamin Keamanan Jemaah di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Talud TPU di Ambon Ambruk Diterjang Longsor, Sepuluh Kerangka Manusia Berserakan